Mamuju

Rabu, 30 November -0001 | 01:00

Pembongkaran Bangunan di Pantai Manakarra/Sulbarkita.com-Erisusanto

Mamuju, Sulbarkita.com -- Anjungan pantai Manakarra kini direnovasi pada bagian yang sempat disoroti kerena mirip simbol Dajjal (illuminati). Bangunan yang menyerupai mata satu tersebut dibongkar oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mamuju sejak Kamis, 11 Oktober 2018.

Dari pantauan Sulbarkita.com Jumat 12 Oktober 2018, bagian yang mulai dirobohkan adalah dinding kolam setinggi 50 cm. Kolam itu terletak dihadapan landmark Pantai Manakarra yang menjadi salah satu ikon Mamuju tersebut.

Kolam seluas lapangan sepak takraw tersebut semula menjadi tempat masyarakat mengabadikan gambar karena tampilannya yang unik. Estetikanya mengundang perhatian karena di tengah kolam terdapat tugu perahu cadik yang menjadi simbol keperkasaan leluhur masyarakat Sulbar di lautan.

Namun sayangnya, pesona kolam lenyap setelah gambar anjungan dari pesawat nirawak dan google map viral di media sosial. Warganet menilai kolam tersebut menyerupai retina mata satu yang mirip simbol setan.


Polemik pun tak terhindarkan setelah Bupati Mamuju, Habsi Wahid memutuskan menggelar salat Idul Fitri di Pantai Manakarra Juni lalu. Sejumlah warga sempat memprotes karena keberadaan bangunan tersebut. “Kami akan membuat anggaran khusus untuk menghilangkan gambar itu,” ujar Habsi menanggapi protes di kantornya, Kamis, 7 Juni 2018.

Kini alat berat berupa excavator berada di lokasi kolam. Di sekitarnya berserakan bongkahan batu dari sisa pembongkaran yang belum selesai. Belum jelas bangunan apa yang akan menggantikan kolam tersebut, namun Bupati Habsi berjanji akan membangun sesuatu yang lebih menarik.

“Desain anjungan agar tampil lebih menarik dan lebih baik, serta lebih nyaman digunakan sebagai ruang terbuka public,” ujar Habsi dalam siaran persnya. ”Desain barunya sementara dirancang untuk dilaksanakan tahun depan.”

Adapun masyarakat memilih tutup mulut saat hendak dimintai tanggapan soal pembongkaran salah satu ikon di Pantai Manakarra tersebut. Pun demikian mereka bungkam soal kembali viralnya bangunan yang mirip simbol Dajjal tersebut setelah bencana gempa dan tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah.

ERISUSANTO | MAMUJUKAB.GO.ID



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas