Advertorial

Selasa, 10 Juni 2025 | 22:17

Mamuju, Sulbarkita.com -- Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kabiro Pemkesra) Setda Sulbar, Arianto AP memastikan berjalannya program Sulbar Cerdas yaitu pemberian 1.000 beasiswa pendidikan tinggi. Ia menegaskan program tersebut bukan hanya janji saat kampanye pasangan Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) bersama Wakilnya Mayjen (Purn) Salim Mengga (JSM) pada Pilkada 2024 lalu.

“Ini bukan sekadar janji politik. Ini adalah amanah visi pembangunan Sulbar, dan kami pastikan pelaksanaannya berjalan secara akuntabel dan inklusif,” ujar Arianto dalam siaran persnya, Selasa, 10 Juni 2025.

Menurut Arianto, program tersebut merupakan keberlanjutan dari kebijakan yang dirintis Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakhrullah. Program yang kini menjadi bagian integral dari visi-misi Pemprov Sulbar tersebut diproses secara terbuka melalui sistem online sesuai Peraturan Gubernur Sulbar Nomor 10 tahun 2024 tentang Pemberian Beasiswa.

“Langkah ini menegaskan pemerintahan SDK-JSM tidak sekadar melanjutkan warisan program, tetapi juga memperbaikinya agar lebih profesional dan akuntabel,” kata Arianto.

Beasiswa pendidikan tinggi tersebut dimulai dari jenjang diploma hingga doctoral yang akan diberikan setiap tahun. Namun saat ini kuota yang dapat dipenuhi sebanyak 366 penerima sesuai Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang tersedia.

Arianto menjelaskan, kuota tersebut masih bisa bertambah melalui dua mekanisme, yakni efisiensi dari selisih UKT yang dibayarkan ke kampus, dan penambahan anggaran dalam APBD Perubahan (APBDP) 2025 yang tengah dibahas. “Kami sengaja mencantumkan angka kuota agar publik mendapatkan informasi apa adanya. Bukan berarti 1000 itu mustahil, tapi kita ingin jujur pada kondisi keuangan saat ini dan tetap membuka peluang untuk ditingkatkan,” ucapnya. ADV



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas