Advertorial

Kamis, 25 April 2019 | 16:11

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Idris Memberikan Sambutan/ Sulbarkita.com

Mamuju, Sulbarkita.com -- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap semua pihak agar menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang ramadan 2019 mendatang. Hal itu disampaikan Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Idris saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) bersama staf ahli Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Hotel Maleo, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Mamuju pada Kamis, 25 April 2019.

Dalam rapat yang membahas stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok menjelang ramadan 2019 tersebut, Idris memperkirakan adanya potensi kenaikan harga yang disebabkan peningkatan permintaan konsumen.

“Olehnya itu, saya minta kepada semua pihak yang terkait untuk menjaga ketersediaan bahan pokok agar terjadi kelancaran pasokan dan distribusi,” kata Idris.

Mantan Deputi LAN RI itu menambahkan, ketersediaan bahan pokok di Sulbar diharapkan dapat mencegah kenaikan harga atau terjadinya kelangkaan bahan pokok di masyarakat. “Itu dimaksudkan sebagai upaya meredam kenaikan harga atau mencegah terjadinya kelangkaan bahan pokok di masyarakat,” ucap Idris.

Pada kesempatan tatap muka itu pula, Idris menjadikannya sebagai momentum silaturrahmi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah guna meningkatkan koordinasi dan sinergitas. “Juga dalam rangka merumuskan kebijakan-kebijakan yang dapat mengatasi masalah yang dihadapi oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag dan UKM, Amir Maricar mengatakan, pihaknya bersama Staf Ahli Kemendag beserta pihak Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Drive Mamuju telah meninjauan bahan pokok di Hypermart Mall Matos Mamuju, Pasar Baru dan Pasar Lama.

“Alhamdulillah, di Sulbar ini tidak ada peningkatan harga yang signifikan sehingga daya beli masih terjangkau,” kata Amir.

ADVERTORIAL



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas