Advertorial

Kamis, 21 Maret 2019 | 14:47

Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar membuka Rapat Kordinasi Rencana Kepariwisataan/ Sulbarkita.com

Mamuju, Sulbarkita.com -- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Idris mengimbau kepada para stakeholder agar dapat merubah pemahamannya terhadap kemajuan pariwisata Sulbar.

“Dibutuhkan perubahan pemahaman yang baik bagi seluruh stakeholder terkait dalam memajukan pariwisata Sulbar,” kata Idris dalam sambutannya pada rapat koordinasi dan sinkronisasi program kegiatan pariwisata tingkat Sulbar, di Hotel Pantai Indah, Jalan Badau, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kamis, 21 Maret 2019.

Mantan Mantan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar itu juga mengatakan, membahas pengembangan pariwisata merupakan keuntungan besar bagi Sulbar dalam rangka pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah ke arah yang lebih maju.

“Begitu banyak potensi yang kita miliki, tetapi belum digarap secara bersama-sama. Faktanya, tiap kabupaten bekerja sendiri,” kata Idris.

Sebab itu, Idris berharap adanya konektivitas ditiap Pemerintah Kabupaten yang ada di Sulbar. “Terdapat ratusan titik objek wisata yang dapat dikembangkan di Sulbar misalnya keanekaragaman hayati, objek wisata bahari, kuliner, budaya dan produk-produk lokal asli daerah seperti kain tenun sutra Mandar,” katanya.

Idris pun menyatakan kebanggaan besar jika seluruh unsur terkait dapat berkumpul dalam melakukan rencana aksi. Sebab daerah yang kaya tidak dapat hidup jika tidak ada kolaborasi antara satu dengan lain. “Sudah saatnya pariwisata Sulbar tidak boleh dikelolah orang amatiran,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Sulbar, Farid Wajdi menyatakan, dunia pariwisata merupakan sumber pendapatan terbesar kedua bagi negara Indonesia. Sebab itu, pihaknya telah menggejot program-program kepariwisataan dalam rangka memajukan potensi objek wisata Sulbar.

“Hari ini kami menyusun rencana dalam rangka mempertemukan visi dan misi kepariwisataan. Hal ini menyangkut masalah orang, siapa yang harus mengerjakan apa, agar tidak terjadi tumpang tindih,” ujar Farid.

Melalui tema pariwisata untuk kesejahteraan masyarakat Sulbar, kegiatan tersebut diharapkan dapat menyentuh secara tepat dalam program-program kerja Dinas Pariwista ditiap Kabupaten sehingga kegiatan daerah dapat terbingkai erat dan tersrukur dengan baik dalam rangka mendorong pengembangan daerah.

Kegiatan yang mengangkat tema pariwisata untuk kesejahteraan masyarakat Sulbar tersebut dihadiri, Biro Keuangan Kementerian RI, Kepala Bapedda Sulbar, Junda Maulana, perwakilan Bank Indonesia Sulbar serta para tamu undangan Se Sulbar.

ADVERTORIAL



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas