Advertorial

Rabu, 20 Maret 2019 | 14:35

Ketua Umum Dekranas, Mufidah Jusuf Kalla membuka kegiatan KUKM di Mamuju/ Sulbarkita.com

Mamuju, Sulbarkita.com -- Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Mufidah Jusuf Kalla secara resmi membuka kegiatan Kementerian Koperasi Dan UKM bersama Dekranas Dan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK), di d’Maleo Mamuju, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Selasa 19 Maret 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan di Sulbar ini dalam rangka pemberdayaan dan pengembangan UKM, khususnya kerajinan daerah.

Menurut Ketua Umum Dekranas, Mufidah Jusuf Kalla, di Indonesia terdapat banyak bahan baku lokal yang menjadikan industri kerajinan telah berkembang dengan pesat. “Bahan baku itu seperti serat alam untuk anyaman, tanah liat untuk keramik, kayu, batuan, logam dan lainnya,” ujarnya dalam sambutan.

Untuk itu, Istri Wakil Presiden, Yusuf Kalla ini mengharapkan ada upaya dalam mendorong pengembangan industri tersebut. “Salah satu upaya yang dapat dilakukan yakni meningkatkan kemajuan atau kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengembangkan produk-produk kerajinan yang berdaya saing,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut Mufidah juga menekankan perlunya pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Sulbar. Sebab menurutnya, Sulbar memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan seperti tenun, kerajinan kayu dan lainnya.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengatakan, upaya pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sulbar menjadi prioritas, terutama yang termuat dalam misinya yang ke empat, yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inovatif dan berdaya saing tinggi.

“Dekranasda hadir untuk menjaga dan mengembangkan kerajinan lokal, sebagai warisan pendahulu memiliki nilai kekhasan yang terkandung dalam hasil kerajinan budaya lokal,” kata Ali Baal.

Mantan Bupati Polman dua periode ini menekankan peran semua pihak untuk mengembangkan kerajinan lokal. “Termasuk Dekranasda sebagai mitra pemerintah dalam membina dan mengembangkan UMKM, khususnya di bidang kerajinan,” ujar Ali Baal.

Ali Baal menambahkan, Sulbar memiliki potensi kerajinan yang tersebar di seluruh kabupaten yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan dan berkualitas ekspor, seperti produk tenun anyaman, dari bahan baku rotan, aksesoris dan produk olahan makanan.

“Di Sulbar ini banyak penenun lokal, salah satunya penenun sarung sutra. Itu sudah dikembangkan misalnya memelihara sendiri ulat sutra untuk dikelolah menjadi kain sutra,” ucap Ali Baal.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Sulbar, Andi Ruskati Ali Baal mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya mengembngkan industri dan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal asli daerah, dengan membangun kesadaran masyarakat untuk membelinya.

“Ini merupakan tantangan yang cukup berat bagi kami. Dalam mengadapi tantangan itu, dibutuhkan kreatifitas lebih dan inovatif,” kata Ruskati.

Melalui forum itu juga, Anggota DPR RI itu berharap kepada jajaran pengurus Dekranas Pusat agar membimbing Dekranasda Sulbar. “Ini menjadi tanggungjawab moril bersama untuk menciptakan para perajin dan pelaku usaha yang memiliki kreatifitas tinggi,” ujar Ruskati.

Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas Bintang, Puspayoga menambahkan, kegiatan itu sebagai upaya memberikan pembekalan untuk memperkuat usaha para perajin dan UMKM. “Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) untuk produk unggulan daerah,” katanya.

Kegiatan itu akan berlangsung selama tiga hari sejak Senin-Rabu, 18-20 Maret. Selain diikuti peserta dari daeraah, juga terdapat enam peserta dari daerah yang telah mengalami bencana gempa bumi beberapa waktu lalu, yakni Sigi, Palu dan Donggala yang mewakili 150 pengrajin yang ada di wilayah itu.

Di sela pelaksanaan acara pembukaan tersebut, Mufidah menyerahkan secara simbolis berbagai jenis bantuan, diantaranya modal usaha bagi pewirausaha pemula, Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan bantuan UMK pasca bencana kepada enam orang yang mewakili 150 UMK di Sigi, Palu dan Donggala. Selain itu, juga dilakukan penyerahan sertifikat hak cipta.

Dipenghujung kegiatan dilakjukan peninjauan pameran mini UKM di ruang multifungsi yang berada di depan ballroom hotel.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar, Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Muhammad Idris, Ketua TP. PKK Pusat, Erni Tjahjo Kumolo, jajaran Kementerian KUKM, pengurus Dekranasda se-Sulbar, Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Sulbar.

ADVERTORIAL



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas