Advertorial

Jumat, 28 Februari 2020 | 17:19

Sumber: Kominfo Sulbar

Mamuju, Sulbarkita.com -- Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Muhammad Idris menyebut pada 2020 pemerintah akan mempercepat proses pengadaan barang dan jasa. Hal itu disampaikan saat rapat pimpinan khusus pengadaan barang dan jasa tahun 2020, di ruang meeting lantai II Kantor Gubernur Sulbar, Jumat 28 Februari 2020.

“Kita sudah sepakat bahwa 2020 sesuai dengan komitmen berakhir. Itu kita mau mempercepat proses pengadaan barang dan jasa, karena yang selalu menjadi alasan terakhir dilaporan kita adalah pendataan,” tutur idris

Penginputan data dalam proses pengadaan barang dan jasa, kata Idris, sengaja mengumpulkan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mulai membangun semangat bekerja di awal waktu. “Beberapa OPD yang tersistem masuk dalam daftar aman yang telah menyelesaikan proses input, sedangkan daftar kuning, yang proses inputannya belum rampung,” ucapnya.

Idris berharap agar para OPD bisa lebih serius untuk menyelesaikan tanggung jawab mereka masing-masing. Untuk daftar OPD yang telah rampung dalam proses input data antara lain, Dinas kelautan dan Perikanan, Biro Kesra, BPBD, Badan Penghubung, Biro Perekonomian, Dinas Esdm, Dinas Dukcapil, Dinas Ketapang, Dinas Kominfo, Dinas Pemberdayaan dan Perempuan, Dinas Penanaman Modal, dan Inspektorat. “Terkhusus yang telah selesai melakukan penginputan 100 persen agar segera menyiapkan dokumen lelang,” tutur Idris.

Sementara Kepala Seksi Unit Pengadaan Barang dan Jasa, Amrullah Waris mengungkapkan kendala dalam proses input data yang masih banyak digunakan OPD dalam bentuk manual. “Kami harus ingatkan bahwa proses pengadaan langsung itu kalau bisa dilakukan dengan mode transaksional bukan percepatan, karna kalau OPD masih melakukan kontrak manual dan tidak melakukan penjelasan, realisasinya tidak akan terdaftar di sistem,” katanya.

Advertorial



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas