Majene, Sulbarkita.com—Masyarakat Sulawesi Barat dikabarkan telah mengungsi di sejumlah tempat menyusul banyaknya kabar yang menyebut bakal terjadi gempa yang disusul tsunami. Pemerintah setempat memastikan kabar tersebut adalah hoaks (kabar bohong) yang sengaja dihembuskan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
“Jangan mudah percaya dengan isu-isu yang tidak jelas kebenarannya,” tulis Polresta Majene dalam rilisnya, Senin 1 Oktober 2018.
Polresta Majene juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan kembali kerumah masing-masing. Sebab warga harus mewaspadai barang-barang yang ditinggalkan di rumahnya, “Jangan sampai ada oknum yang akan mengambil keuntungan.”
Sebelumnya, Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Majene juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang. “Jangan sampai ada yang meninggalkan rumahnya sehingga dimanfatkan orang yang tidak bertanggung jawab,” tulis BNPB dalam rilisnya.
Warga pun diminta untuk mencari informasi dari sumber yang benar. Salah satunya adalah Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika melalui situs resmi mereka https://www.bmkg.go.id/ Informasi juga mudah didapatkan dari aplikasi BMKG di play store android dengan nama Info BMKG, maupun di akun twitter BMKG @infoBMKG
TIM SULBARKITA
Senin, 01 Oktober 2018 | 08:32
Berita hoaks soal gempa di Polman/ Sumber Facebook : Putry Polman Putry Polman
Berita Terkait
- Melawan Oligarki Calon Tunggal: Catatan Perjuangan Pemilih Kolom Kosong di Indonesia (Part II)
- Gubernur Sulbar Janji Alokasi Dana Rp50 Miliar di Mamuju pada 2026
- PSSI Hidup lagi (bagian 4)
- Chord Kunci Gitar Lirik Lagu Allo Na Tambus
- Peluncuran Platform ‘Jagapemilu.com’, Ini Harapan Pemerhati Pemilu Bersih

Komentar Untuk Berita Ini (0)
Posting komentar