Advertorial

Selasa, 01 Maret 2022 | 05:30

Mamuju, Sulbarkita.com -- DPRD Provinsi Sulbar melaksanakan Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tata Niaga Komoditi Perkebunan di Provinsi Sulbar. Rapat tersebut dilaksanakan di ruang kerja Komisi I Kantor DPRD Sulbar, Selasa, 1 Maret 2022.

Ketua Pansus Muhammad Hatta Kainang menyampaikan beberapa perbedaan dalam redaksi yang terdapat di Ranperda tersebut. “Yaitu soal perbedaan antara kata Komoditas dengan Komoditi. Komoditi itu berupa barang mentah sedangkan komoditas merupakan barang jadi yang langsung ke konsumen,” ujarnya dalam rapat.

Oleh karena itu, kata Hatta Kainang, berdasarkan perkembang kunjungan kerja Pansus, baik dari Jambi maupun dari Dirjen Pekebunan, terdapat beberapa poin yang menjadi cacatan. “Antara lain Revisi judul, diperlukan kajian ulang dalam rangka menyesuaikan tata niaga, harus ada pembatasan Komoditas, transparansi pelaksanaan kegiatan dan termuat tata cara penetapan harga,” katanya.

Rapat yang dipimpin Ketua Pansus Muhammad Hatta Kainang tersebut didampingi Wakil Ketua Pansus Andi Muslim Fattah serta Anggota Pansus yakni Bonggalangi bersama mitra kerja dari Biro Hukum, Afrizal.

Advertorial



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas