Advertorial

Rabu, 18 Maret 2020 | 16:17

Sumber: Kominfo Sulbar

Mamuju, Sulbarkita.com -- Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait penanganan dan pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19), Rabu 18 Maret 2020.

Pertemuan yang melibatkan semua lini sektor di Sulbar tersebut, berlangsung di ruang rapat lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar.

Gubernur Sulbar menyampaikan sejumlah imbauan dan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam penanganan dan pencegahan terhadap Covid-19. Langkah tersebut yakni, pertama meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah penularan virus Corona di Sulbar. Kedua, larangan para pejabat dan ASN di lingkungan Pemprov Sulbar agar untuk sementara tidak melakukan perjalanan luar daerah. Ketiga, memastikan kesiapan pelayanan pada sarana kesehatan, sesuai protokol medis pencegahan dan penanganan Corona. Keempat, para petugas kesehatan, harus memberi pelayanan sesuai prosedur dengan sikap ramah dan tanpa diskriminasi.

Selanjutnya, kelima, masyarakat diimbau membatasi kegiatan di tempat umum, seperti di tempat-tempat rekreasi atau pusat perbelanjaan. Keenam, para pimpinan lembaga pendidikan di semua tingkatan tetap meminta aktifitas peserta didik yang sementara diliburkan. Ketujuh, dalam rangka pengawasan terhadap anak-anak, diperlukan peranan para orang tua. Kedelapan, harus dilakukan pemantauan dan pengawasan untuk mencegah jangan terjadi praktik penimbunan barang. Kesembilan, harus sudah tersedia dan gunakan dengan maksimal peralatan pendeteksi suhu badan di bandara, pelabuhan, dan di terminal. Kesepuluh, semua pihak terkait, baik jajaran Pemprov Sulbar dan Pemkab se-Sulbar, begitupun jajaran TNI, Polri, serta Instansi Vertikal. 

“Harus melibatkan semua lini sektor, seperti menyediakan cuci tangan di tempat umum setiap instansi, kurangi pertemuan massal, lakukan edukasi serentak melalui radio, tv, buat posko-posko, melakukan zikir dan doa, penjagaan pintu masuk darat maupun di laut, melakukan pemantauan yang ketat terhadap orang- orang yang dari luar daerah dan kapasitas ruangan isolasi diperbesar dan diperlengkap,” ujar Ali Baal.

Ali Baal berharap, semoga 15 hari kedepan pemerintah pusat memutuskan bahwa situasi sudah aman dan bisa bebas beraktivitas kembali.

Kapolda Sulbar, Brigjen Pol. Eko Budi Sampurno mengatakan, pihaknya sudah siapkan 200 Alat Pelindung Diri (APD) dengan menkontribusikan ke seluruh Polres yang ada di Sulbar. Menurutnya, pihaknya sudah melatih 100 pasukan untuk penanganan tindakan darurat, dengan mendatangi orang yang diduga terkena Covid-19, serta menyiapkan 30 persen tempat tidur untuk ruangan isolasi di Rumah Sakit Bhayangkara Sulbar. “Melayani dan menjaga masyarakat itu sudah komitmen kami,” ucap Eko.

Advertorial



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas