Advertorial

Rabu, 03 Juli 2019 | 21:57

Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Sulbar di Makassar/ Sulbarkita.com-Eri

Makassar, Sulbarkita.com -- Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar pada Selasa, 2 Juli 2019.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, Arman Salimin, tujuan kunjungan kerja itu merupakan upaya peningkatan prestasi olahraga di Sulbar. “Kami perlu mendapatkan informasi serta saran terkait upaya pembinaan dan penganggaran sehingga cabang-cabang olahraga di Sulbar bisa berprestasi,” kata Arman.

Arman yang memimpin rombongan dari Sulbar itu tidak menafikkan prestasi yang ditorehkan para atlet Sulsel di cabang olahraga masing-masing. “Sulsel merupakan provinsi induk Sulbar, sehingga sangat wajar jika kita belajar di sana,” kata dia.

Foto bersama rombongan Sulbar dan Dispora Sulsel

 

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sulsel, Muhlis M yang menerima rombongan dari Sulbar itu mengatakan, di Sulsel, pembinaan prestasi olahraga dan sistem penganggaran telah dibuatkan payung hukum. “Di sini dibuatkan Peraturan Gubernur (Pergub). Jadi anggaran langsung ke cabang olahraga, tidak melalui KONI,” tuturnya.

Pihak Dispora seperti kata Muhlis, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) hanya berkoordinasi terkait cabor, bukan terkait anggarannya. “Untuk anggaran, kita langsung koordinasi dengan tiap cabor. Ada pergub yang dibuat khusus untuk peningkatan prestasi olahraga. Jadi, itu yang menjadi pedoman kami dalam melakukan pembinaan,” ucapnya.

Muhlis menambahkan, untuk mendapatkan informasi tentang olahraga unggulan di tiap daerah, pihaknya meminta kepada tiap pemerintah kabupaten/kota untuk mengusulkan satu cabang olahraga unggulannya ke pemerintah provinsi, yakni Dispora.

Pertemuan membicarakan peningkatan cabang olahraga

 

“Jadi kami minta ke para bupati/walikota untuk mengusulkan satu cabang olahraga potensial untuk dibina. Dengan begitu, kami lebih fokus untuk mengupayakan peningkatan prestasi atlet,” ujar Muhlis.

Sistem pembinaan “bapak angkat” juga diterapkan di Sulsel, yaitu pelibatan instansi baik pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta. Instansi itu akan menjadi pembina cabang olahraga tertentu.

Menanggapai hal itu, Arman mengatakan program tersebut perlu diterapkan di Sulbar. Instansi-instansi perlu dilibatkan untuk membina cabang olahraga tertentu.

Advertorial



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas