Advertorial

Minggu, 24 Mei 2020 | 23:33

Mamuju, Sulbarkita.com -- Ketua DPRD Sulbar, Sitti Suraidah Suhardi meminta Gubernur Sulbar segera mengambil langkah tegas tentang pelaksanaan Salat Idul Fitri (Id) pada Minggu 24 Mei mendatang. Hal itu ia sampaikan saat rapat koordinasi (rakor) bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait pelaksanaan salat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H, di ruang Oval lantai III kantor Gubernur Sulbar, pada Rabu, 20 Mei 2020.

“Segera keluarkan imbauan kepada masyarakat boleh atau tidak diperbolehkannya salat Idul Fitri itu dilaksanakan di seluruh kabupaten di Sulbar,” kata Suraidah.

Politisi Partai Demokrat ini menghawatirkan terjadinya konflik di tengah-tengah msyarakat karena adanya perbedaan persepsi mengenai pelaksanaan salat Idul Fitri. “Jangan sampai muncul kelompok masyarakat tertentu yang ingin tetap melaksanakan salat Idul Fitri,” ujar Suraidah.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar dalam rapat tersebut mengatakan, Sulbar mengikut pada instruksi Presiden yaitu tidak dibolehkan ada kegiatan mengumpulkan masyarakat. “Peraturan yang sudah ditetapkan harus dipatuhi oleh semua kabupaten di Sulbar, jangan sampai kembali terdapat kasus-kasus positif yang baru,” kata dia.

Advertorial



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas