Majene

Jumat, 26 Juni 2020 | 15:09

Pembagian BLT di Tallambalao/Haslan

Majene, Sulbarkita.com--Ketua DPRD Majene, Salmawati Djamado meminta semua pihak agar penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di tengah pandemi Covid-19 tidak dikaitkan dengan politik. Apalagi menyangkut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang bakal digelar di Majene.

"Jangan sampai penyaluran BLT ini di hubung-hubungkan lagi dengan politik karena sudah mau Pilkada, " kata Salmawati, di aula kantor Desa Tallambalao, Kecamatan Tammerodo pada Jumat 26 Juni 2020. Salmawati berada di sana bersama sejumlah pejabat untuk menyaksikan langsung penyaluran BLT tahap 3. Kepala Inspektorat Kabupaten Majene, Abdul Rahim ikut hadir dalam acara seremonial tersebut.

Menurut Abdul Rahim anggaran BLT yang bertujuan untuk menjaga ekonomi warga yang terdampak Covid-19 harus benar-benar digunakan berdasarkan kebutuhan. Sebab kelak bakal ditagih pertanggungjawabannya. "Harus ada bukti setiap melakukan penganggaran, " ucap Rahim.

Rahim juga mengingatkan tim dari Inspektorat akan turun ke-desa untuk mengaudit penggunaan anggaran tersebut, " Kami akan mengaudit pengguaan anggaran Covid-19 baik yang ada di desa maupun di kabupaten pada Juli, " tuturnya.

Menjawab Inspektorat, Kepala Desa Tallambalao, Baharuddin memastikan penerima BLT di wilayahnya telah memenuhi prosedur dan persyaratan yang ditetapkan. Salah satunya adalah warga yang terdampak Covid-19. "Kami tidak berani mengambil risiko kalau persyaratannya tidak lengkap," ucap Baharuddin.

Adapun penerima BLT di Desa Tallambalao sebanyak 187 Kepala Keluarga (KK) dianggarkan melalui dana desa, 6 KK melalui anggaran kabupaten, dan 63 KK melalui Bantuan Sosial Tunai (BST).

Haslan Syahril



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas