Advertorial

Selasa, 06 Agustus 2019 | 22:03

Peserta PIFAF 2019 di pulau Gusung Toraja Polman/ Sulbarkita.com-Eri

Polman, Sulbarkita.com -- Peserta Polewali Mandar Internasional Folk and Art Festival (PIFAF) 2019 menikmati berenang di laut menggunakan sarung di Pulau Gusung Toraja, Kecamatang Binuang, Polewali Mandar, Minggu, 4 Agustus 2019. Dengan menggunakan perahu berukuran sedang, enam delegasi menikmati pesona pulau berpasir putih tersebut.

Ketua Panitia PIFAF 2019, Andi Sukmawaty mengatakan, salah satu tujuan delegasi negara ke Gusung Toraja ialah untuk mengenalkan potensi wisata yang ada di Polman, sehingga setelah mereka pulang bisa menceritakan tentang potensi pariwisata yang ada di Polewali Mandar. “Juga untuk promosi keindahan alam Polman, karena mereka berswafoto dan memposting ke media sosial,” katanya.

Berbagai fasilitas disiapkan, panitia menyediakan sarung bagi setiap delegasi agar mereka mengikuti kebiasaan masyarakat Mandar yang ketika mandi menggunakan sarung atau dalam bahasa Mandar disebut mippasseq. “Delegasi negara yang mandi juga menggunakan sarung. Penggunaan sarung sebagai kebiasaan masyarakat kita tularkan kepada peserta PIFAF,” ujar Sukmawaty.

Salah seorang delegasi dari Negara Slovakia, Patricia mengungkapkan, dirinya tak mempersoalkan pemakaian sarung saat mandi di laut. “Saya suka menggunakan sarung apalagi untuk perempuan, karena di sini negara religius walaupun cuaca agak panas,” ucapnya.

Menurut Patricia, waktu sepekan di Polman terlalu singkat baginya yang baru pertama kali datang ke Sulawesi Barat. “Saya suka berada di pulau ini, saya baru tahu tempat ini,” katanya.

Delegasi lainnya, Benjamin rekan se negara Patricia juga sangat senang bisa berkunjung ke pulau Gusung Toraja. “Pulaunya kecil tapi saya senang, lumayan hangat, dan saya menikmati tempat ini,” tuturnya.

Advertorial



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas