Advertorial

Selasa, 06 Agustus 2019 | 23:57

Pembukaan PIFAF 2019 Oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar/Humas Pemprov Sulbar

Polman, Sulbarkita.com -- Peyelenggara Polewali Mandar Internasional Folk and Art Festival (PIFAF) dan Polman Expo 2019 disebut-sebut meningkatkan perputaran ekonomi dari tahun sebelumnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispop), Kabupaten Polewali Mandar, Andi Masri Masdar mengatakan, pihak panitia sudah evaluasi PIFAF 2018 lalu. Membandingkan dari catatan panitia yang bekerjasama dengan seluruh jajaran pemerintah, uang yang bergulir pada 2018 sekitar Rp 6 miliar.

“Baru dua hari berlangsung, sudah ada uang sekitar Rp 2 miliar lebih beredar. Saya pikir pada PIFAF kali ini ada kenaikan perputaran uang di Polman Expo,” kata Andi Masri, Senin 6 Agustus 2019.

Andi Masri menarget perputaran uang di Polman selama kegiatan PIFAF 2019 Rp 8 miliar. Hal itu ia katakan setalah melihat pemberitaan lewat media massa, maupun sanggar seni, dan para pedagang yang menyebutkan PIFAF tahun ini lebih ramai dibanding tahun sebelumnya.

“Ini merupakan jawaban buat masyarakat yang mempertanyakan manfaat PIFAF dan Polman Expo. Ini adalah salah satu acara yang bisa mengenalkan Polewali Mandar, karena kita tahu sendiri acara semacam ini di Sulawesi hanya di Polman,” ucapnya.

Atas kegiatan tersebut, kata Andi Masri, orang-orang dari daerah lain berdatangan ke Polman untuk belajar manajemen pelaksanaan PIFAF yang berskala internasional. “Bulan Juli lalu, DPRD Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan telah datang untuk belajar manajemen PIFAF,” katanya.

Advertorial



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas