Mamuju

Kamis, 29 Agustus 2019 | 19:30

Sekretaris Dinas Sosial Mamuju menyalurkan bantuan kepada nenek Safia/Sulbarkita.com-Eri

Mamuju, Sulbarkita.com -- Dinas Sosial Kabupaten Mamuju bersama dengan Lurah Karema mengunjungi kediaman nenek Safia, 70 Tahun, warga Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, tepatnya di belakang tugu Ahmad Kirang, Kamis, 29 Agustus 2019.

Kunjungan itu bertujuan menanggapi sejumlah postingan di media sosial (Medsos) mengenai kondisi nenek Safia yang digambarkan terlantar dan hidup sebatangkara di gubuk sederhananya.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Mamuju, Muhammad Hasrul mengatakan, pihaknya telah menerima informasi mengenai kondisi nenek Safia. Namun kata dia, ternyata hal itu tidak seperti yang diposting oleh warganet di medsos.

“Meski begitu, kami tetap mengunjungi kediaman nenek Safia untuk bersilaturrahmi sekaligus menyalurkan sejumlah bahan pokok kepadanya. Dan pihak keluarga nenek Safia menerima dengan baik bantuan kami,” ujar Hasrul melalui rilis yang diterima Sulbarkita.com, Kamis, 29 Agustus 2019.

Lurah Karema, Rahmat Nur bergegas melakukan pemantauan langsung kondisi nenek Safia. Hal itu untuk memperjelas kebenaran kabar tersebut. “Kami tidak ingin kecolongan, sehingga kami bergegas memantau kondisi objektif di lapangan,” kata dia.

Sementara, keluarga nenek Safia merasa keberatan atas kabar yang berseliwerangan di medsos itu. Masdar, 47 Tahun, cucu nenek Safia menjelaskan, sebenarnya neneknya itu memiliki cucu cicit berjumlah 80 orang.

“Lewat kesempatan ini saya hanya ingin menyampaikan rasa keberatan dari keluarga besar kami terhadap orang yang menyebarkan kabar di medsos. Kami masih mampu urus orang tua kami meskipun bukan orang kaya,” katanya Masdar.

Menurut Masdar, nenek Safia selalu nyaman jika berada di kediamannya sendiri ditemani salah seorang cucunya. “Pernah kami bawa ke rumah untuk tinggal di sana, namun dia selalu pulang sendiri mengendarai ojek,” kata ayah 3 anak ini.

Pernyataan itu dibenarkan pula nenek Safia, ia bahkan mengatakan telah sangat susah untuk meninggalkan gubuk yang 30 tahun telah ditempatinya. “Banyak kenangan di sini nak. Ibarat cinta, saya sudah jatuh cinta di sini,” kata dia sambil tersenyum.

Erisusanto



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas