Advertorial

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 03:49

Penampilan Sanggar Seni di Panggung Utama PIFAF/ Sulbarkita.com-Ahmad

Polman, Sulbarkita.com -- Pembukaan kegiatan Polewali Mandar Internasional Folk and Art Festival (PIFAF) 2019 dimeriahkan puluhan penampilan sanggar seni lokal. Di panggung utama PIFAF, berbagai tarian khas beberapa daerah ditampilkan, Kamis, 1 Agustus 2019.

Tak hanya dari daerah Polewali Mandar saja, tarian sepeti cerita sumur tiga rasa di Pulau Karampuang, Mamuju juga ditampilkan saggar seni Tipalayo Mammesa yang berjudul Ateu Dzi Pulau Karampuang.

Tempil juga saggar seni At-taqwa, Sambau Bali, Pattuqduq, Anugerah Putra Putri Pariwisata Polman 2019, Dance Kreatif, Siamasei Limboro, Sulapa Appe, Kosaster Siin Unasman, dan Pa'gabus.

Dimalam kedua, ada empat negara yang dijadwalkan tampil di panggung utama PIFAF yaitu delegasi Equador Fuego Marlaco dengan tarian Arts and Culture Association. Timur Furak dari Timor Leste, Folklore Ensemble Kopsniciar dari Slovakia, dan Indonesia yang diwakili Assamalewuang Tomalolo Tomakappa (ATT-Apkasi).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dispop, Polman, Andi Masri Masdar menyampaikan, delegasi tujuh negara akan mengunjungi beberapa kecamatan di Kabupaten Polewali Mandar. Hal itu dilakukan agar masyarakat yang berada di kecamatan bisa menikmati PIFAF.

“Yakni di Kecamatan Tapango, Limboro, Mapilli dan Bulo. Juga ada di Pantai Bahari Polewali Mandar saat pembukaan festival Sandeq Race tanggal 7 Agustus nanti," kata Andi Masri di lokasi Sptor Center.

Untuk agenda malam pembukaan, delegasi setiap negara hanya mengikuti welcome dinner di rumah jabatan Bupati Polewali Mandar. 

Advertorial



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas