Majene

Senin, 11 Maret 2019 | 09:02

Fahmi Massiara membagikan bingkisan kepada peserta deklarasi/Sulbarkita.com-Ashari

Majene, Sulbarkita.com -- Organisasi nirlaba keagamaan, Rumah Quran Violet (RQV) Indonesia kini hadir di Kabupaten Majene. Organisasi yang bermarkas di Jakarta Pusat ini hadir dalam rangka upaya menuntaskan buta huruf Alquran di wilayah yang berjuluk kota Pendidikan di Provinsi Sulawesi Barat ini.

Setelah perjuangan panjang, kini RQV berhasil mendeklarasikan Kampung Quran yang berada di di Dusun Lamaru, Desa Simbang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene pada Sabtu, 9 Maret 2019.

Presiden RQV Indonesia, Sultan Muda Azmi Fajri Usman menyebut deklarasi ini diharapkan dapat mewujudkan gerakan Nasional satu juta rumah Quran di seluruh Negeri hingga 2020 mendatang. “Sehingga menciptakan masyarakat Indonesia yang cinta dan gemar membaca, menghafal, memahami dan mengamalkan isi Alquran,” kata Sultan usai deklarasi.

Selain itu, gerakan Nasional kampung Nusantara Alquran juga mempunyai visi mewujudkan lima juta penghafal Alquran di seluruh Indonesia. Terkhusus di Kabupaten Majene, para Duta RQV telah berhasil membuka tiga cabang. Yaitu di Kelurahan Bababulo, Desa Balombong dan Desa Simbang, Kecamatan Pamboang.

Sultan menceritakan kehadiran RQV Indonesia di Majene tidak terlepas dari peran para duta yang dipimpin Srikandi Suci Alfiah asal Kecamatan Pamboang yang kini menyandang sebagai Kepala Cabang Pengembangan Jaringan Baca Tulis dan Tahfidzul Qur'an Sektor Sulawesi, RQV Indonesia.

“Srikandi Suci Alfiah ini sebelumnya belajar di RQV Jakarta, kini dipercaya sebagai Kepala Cabang Pengembangan Jaringan Baca Tulis dan Tahfidzul Qur'an Sektor Sulawesi RQV Indonesia dengan basis gerakan Kabupaten Majene,” ujarnya.

Bupati Majene, Fahmi Massiara menyambut baik hal ini. Ia menilai pencanangan rumah Quran memberi nilai positif serta membekali pengetahuan untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khusunya dalam pengetahuan Alquran. Sehingga Pemerintah Majene akan terus mendukung kegiatan Non Pemerintah tersebut.

“Ini sangat positif, karena kita selalu mengikuti kegiatan formal seperti Seleksi Tilawatil Quran (STQ) dan Musabawah Tilawatil Quran (MTQ). Sebelumnya Majene selalu juara, tapi sekarang sudah diambil kabupaten lain. Dengan kehadiran RQV di Majene, diharapkan dapat meningkatkan prestasi STQ dan MTQ Majene mendatang,” kata dia.

Fahmi pun berpesan kepada pemerintah desa turut mendukung program RQV demi melahirkan generasi Qurani, termasuk da'i-da'i muda yang mampu mengangkat martabat Majene. “Kalau dari Kabupaten Pinrang ada ustad Maulana, maka kedepan mudah-mudahan dari Majene juga lahir da'i-da'i Nasional,” ucapnya. 

Muhammad Ashari



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas