Polewali Mandar

Senin, 04 November 2019 | 18:31

Ibu Kandung DN, Norma memberikan klarifikasi soal kabar TKW Ambon/ Sulbarkita.com-Ahmad

Polewali Mandar, Sulbarkita.com -- Norma, ibu kandung DN, orang yang disebut agen Tenaga Kerja Wanita (TKW) akhirnya angkat bicara terkait curhatan Novita Abraham, 25 tahun, TKW asal Ambon yang kabur dari rumahnya di Jalan Anoa, Kelurahan Madatte, Polewali Mandar.

Norma menyatakan sebagian besar pernyataan Novita tidak benar. “Justru anak saya (DN) bilang kalau Novita tidak mau pulang ke Ambon dan mau cari kerja di sini makanya saya terima tinggal di rumah saya,” kata Norma kepada Sulbarkita.com di sebuah warung di depan Kantor Bupati Polman, Senin 4 November 2019.

Novita Abraham sebelumnya curhat kepada sejumlah awak media terkait nasibnya. Ia mengaku baru saja kabur dari rumah orang tua DN, agen TKI yang memberangkatkannya ke Malaysia, pada 2016.

Novita mengaku sudah 5 bulan di sana untuk menemani orang tua DN. Sebelumnya, janda satu anak itu tinggal di rumah DN di Makassar, Sulawesi Selatan selama dua tahun. Ia mengaku tak bisa pulang ke kampung halamannya di Ambon, karena tak sanggup menebus uang Rp 26 juta kepada DN. “Dia bilang itu ganti rugi transport saya,” katanya, Ahad lalu.

Norma mengatakan Novita baru sekitar seminggu menginap di rumahnya, bukan lima bulan seperti yang disampaikan Novita. “Di rumah anak saya di Makassar juga tidak sampai dua tahun,” kata dia.

Norma juga menampik ihwal duit Rp 26 juta yang disebut Novita harus ditebus lebih dulu bila hendak pulang ke Ambon. 

Norma mengatakan DN bukanlah agen TKI tapi membantu orang-orang yang hendak bekerja ke luar negeri. “Kemudian saya sendiri yang sampaikan ke agen penyalur TKI untuk tindaklanjutnya,” ujarnya.

Baca Juga:

Kisah Pilu TKW Ambon yang Telantar di Polman

 

Bupati Polman Sumbang Novita Rp 5 juta

Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar membantu Novita untuk pulang ke kampung halamannya. Bentuknya dengan memberi uang tunai sebesar Rp 5 juta rupiah.

Sedangkan Ketua DPRD Polman, Jufri Mahmud dan Wakil Ketua DPRD Polman Amiruddin memfasilitasi tiket pesawat dan biaya perjalanan Novita dari Polman ke Makassar. Semua bantuan itu lewat LSM Amperak, lembaga nirlaba yang kini mengurus Novita.

Ketua LSM Amperak Polman, Erwin mengatakan Novit kini membutuhkan uang sewa kapal laut ke kampung halamannya di Masohi, Pulau Seram, "Masih ada perjalanan laut selama enam jam setelah turun dari Bandara Pattimura Ambon," katanya.

Ahmad G



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas