Mamuju

Minggu, 16 Februari 2020 | 13:23

Ketua DPD Golkar Sulbar, Ibnu Munzir memberikan sambutan di Mamuju/ Sulbarkita.com-Eri

Mamuju, Sulbarkita.com -- Dua bakal calon Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa dan Thamrin Endeng masing-masing mengemukakan visi misinya dalam rapat pleno diperluas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Barat di d’Maleo Hotel, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sabtu, 15 Februari 2020 malam.

Kedua bakal calon tersebut menyatakan perhatiannya terhadap Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur yang berhadapan langsung dengan Kabupaten Pasangkayu.

“Kabupaten Pasangkayu harus jadi penyangga ibu kota, jadi pemerintah harus mampu mengelolah potensi alamnya dengan baik misalnya pengembangan tambak seperti budidaya udang Vaname. Dalam sektor pertanian, pemerintah Pasangkayu harus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi mengontrol harga sawit,” kata Yaumil Ambo Djiwa menyampaikan visi misinya.

Baca Juga:

Sulbar Bakal Jadi Gerbang Baru Indonesia Timur

Politisi partai Golkar ini merupakan kakak kandung Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa. Saat ini ia merupakan salah satu anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu.

Sementara mantan politisi Golkar, Thamrin Endeng menyinggung pengalamannya yang pernah menjabat 7 periode sebagai anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu. Sebelumnya, ia mengundurkan diri dari keanggotaan Golkar karena maju sebagai calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

“Kabupaten Pasangkayu penyangga Ibu Kota Negara karena letaknya berhadapan langsung dengan Kalimantan Timur. Berbeda dengan kabupaten lain di Sulbar yang letaknya diagonal, seperti Kabupaten Polman,” kata Thamrin.

Rapat pleno tersebut juga dihadiri 3 bakal calon bupati lainnya yang terdiri dari 4 kabupaten se Sulawesi Barat yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 23 September mendatang. Mereka ialah petahana Bupati Majene Fahmi Massiara, petahana Bupati Mamuju Habsi Wahid dan bakal calon Bupati Mamuju Tengah Haderana.

Baca Juga:

Bakal Jadi Gerbang Indonesia Timur, Sulbar Perkuat Potensi Lautnya

Sulawesi Barat dan Kalimantan Timur terhubung di perairan selat Makassar di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) 2. Jarak antara dua kepulauan ini sekitar 400 kilometer.

Untuk menuju ke sana, alat transportasi yang digunakan yakni kapal laut di pelabuhan feri, Simboro dengan waktu tempuh sekira 12 jam. Sedangkan pada jalur udara, waktu tempuh 45 menit dari bandara Tampa Padang, Mamuju ke bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan.

Erisusanto



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas