Advertorial

Rabu, 08 April 2020 | 17:33

Mamuju, Sulbarkita.com -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian memerintahkan Pemerintah Daerah (Pemda) megefisienkan anggaran dalam rangka menghadapi penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). “Pemda harus menyisir belanja barang yang tidak bermanfaat, misalnya dana perjalanan dinas akan diefesiensikan,” Hal itu Tito sampaikan dalam rapat melalui Video Conference (VC), pada Rabu, 8 April 2020.

Rapat ini dikuti Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Roni Dwi Susanto dan Sekprov, Bupati/Walikota se Indonesia.

Menanggapi instruksi Mendagri, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Muhammad Idris mengatakan akan segera melapor kepada Pemerintah Pusat mengenai cara penanganan dan kemungkinan dampak terburuk. “Kami akan melaporkannya pada Jumat, 10 April. Pembahasan akan berfokus mengenai cara-cara penyisiran Pemprov Sulbar dan lima kabupaten yang ada di tanah Malaqbi ini,” ujarnya usai mengikuti rapat tersebut.

Menurut Idris, Sulbar masih banyak memerlukan ketersediaan sara prasarana dalam menghadapi virus tersebut. “Yang saya pikirkan adalah Alat Pelindung Diri (APD) Sulbar yang dinilai sudah cukup, tetapi fakta yang ada belum memenuhi kebutuhan. Hal ini sekiranya dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Idris.

Advertorial



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas