Budaya
  • Kisah di Balik Bahasa Koneq-koneqe, Pengaruh Bugis di Tanah Mandar

    Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:30

    Polewali Mandar, Sulbarkita.com--Nama bahasa ini sekilas terdengar menarik: koneq-koneqe. Walau banyak dipakai warga di sekitar Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, sejatinya bahasa ini bukan asli Mandar. Melainkan, dipengaruhi oleh Suku Bugis yang banyak tinggal di wilayah itu, dan ini berkaitan dengan sejarah panjang masa lalu di masa Kerajaan. Seperti apa kisahnya? Ahli sejarah Mandar, Darmawan Mas’ud,.... Selengkapnya...

  • Tradisi Unik 17 Agustus-an atau HUT RI di Sulbar

    Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:38

    Sulawesi Barat punya tradisi unik saban Agustus, yang juga memperingati ulang tahun Indonesia. Saban 17 Agustus, kita akan menemui banyak perayaan menarik di berbagai kampung dan pelosok Sulbar. Sebut saja pawai budaya, yang bisa jadi sudah jarang dilakukan oleh sejumlah daerah lain di negeri ini. Kadang warga juga mengucapkan syukur atas ulang tahun Indonesia dengan.... Selengkapnya...

  • HUT RI, Seniman Mandar Lukis Paakke Boyang di Yogyakarta

    Selasa, 18 Agustus 2020 | 18:56

    Yogyakarta, Sulbarkita.com—Mus’ad, seniman rupa asal Sulawesi Barat membuat lukisan yang menampilkan tradisi gotong royong di Mandar bernama Pappalenggu Boyang atau Paakke Boyang. Lukisan yang berukuran 100x85 cm tersebut dibuat khusus untuk menyambut hari kemerdekaan Indonesia di Yogyakarta, tempat Mus’ad sekarang menetap. “Lukisan yang berjudul ‘Sibali Parriq Maakke Boyang’ ini digarap di Yogyakarta sejak 15 hingga puncak.... Selengkapnya...

  • Selain Mandar, Ini Enam Suku yang Mendiami Sulbar sejak Zaman Dulu

    Rabu, 12 Agustus 2020 | 15:39

    SULAWESI Barat memang lebih banyak didiami oleh Suku Mandar. Bahkan menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk asal Suku Mandar di Sulbar mencapai 49,15%. Akan tetapi, provinsi anyar sempalan dari Sulawesi Selatan ini sejatinya ditinggali beragam suku/etnis, seperti Toraja, Bugis, Jawa, dan Makassar. Kendati demikian, terdapat 19,15% suku lainnya. Di antara suku tersebut bahkan sudah ada.... Selengkapnya...

  • RBN Madatte Arts, Bikin Lagu Mandar Jadi Kekinian

    Selasa, 30 Juni 2020 | 15:53

    Sekelompok anak muda di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengemas lagu dan alat musik tradisional menjadi lebih segar. Berpromosi lewat media sosial Instagram dan Youtube. Delapan tahun lalu, Masnur, 32 tahun, bahkan tak tahu ada alat musik tradisional perkusi Mandar walau lahir, tumbuh, dan tinggal di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Bukan semata karena dia lahir dari.... Selengkapnya...

  • Melattigi dan Mattunu Pallang, Tradisi Unik Mandar yang Mulai Punah

    Jumat, 19 Juni 2020 | 16:21

    Tradisi melattigi dan mattunu pallang mulai lenyap di Sulbar. Pemerintah diharapkan melestarikan budaya unik ini. Ramadan menjadi momen yang selalu ditunggu masyarakat, termasuk di Sulawesi Barat. Pada bulan suci itu tradisi-tradisi unik biasa dilakukan masyarakat Sulbar, salah satunya melattigi. Ini adalah tradisi melukis tangan hingga kuku dengan daun inai atau henna, yang sudah ditumbuk halus. Kearifan lokal.... Selengkapnya...

  • Acara Adat Mangngonggo Durian, Warisan Leluhur Etnis Pattae

    Jumat, 17 Januari 2020 | 01:30

    Polman, Sulbarkita.com -- Pernah dengar acara adat Mangngonggo Durian? Acara yang diwariskan secara turun temurun ini diperkenalkan oleh etnis Pattae di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Mangngonggo Durian dalam bahasa Pattae berarti menahan Durian. Maksudnya, acara yang dihelat tiap tahun ini dikemas dalam bentuk makan buah Durian secara gratis. Seperti halnya yang dilakukan.... Selengkapnya...

  • Mallake, “Tari Perang” Mandar yang Nyaris Punah

    Rabu, 07 November 2018 | 08:34

    Polewali Mandar, Sulbarkita.com -- Dua pria paruh baya dengan sorot mata tajam berhadapan. Di tangan kanannya terdapat golok yang panjang mengkilat. Sedangkan di tangan kirinya tersemat kayu persegi panjang bak perisai. Kedua pria yang bermahkota tanduk kerbau runcing itu mengayunkan golok. Mengincar satu sama lainnya. Namun dengan lincah mereka saling menghindar. Meliuk.... Selengkapnya...

  • Picu Kontroversi, Pelajaran Bahasa Daerah Sulbar Dicoret

    Sabtu, 11 Agustus 2018 | 01:42

    Mamuju, Sulbarkita.com – Salah satu Tim Perumus Pelajaran Muatan Lokal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Barat, Ramli akhirnya meminta maaf atas pernyataannya yang dinilai menghina masyarakat adat Sulbar. Hal tersebut dilakukan Ramli di hadapan puluhan masyarakat dan Tujuh Dewan Adat Pitu Ulunna Salu (PUS), di Lapangan Ahmad Kirang, Jalan Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Kecamatan.... Selengkapnya...

  • Duta Kain Sulbar Tunggu Bantuan Pemerintah

    Rabu, 30 November -0001 | 01:00

    Mamuju, Sulbarkita.com -- Duta Kain Tradisional Indonesia Provinsi Sulawesi Barat, M. Bachtiar, H, berharap mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Terlebih ia yang akrab disapa Arpan ini berencana terlibat kontes peragaan kain tradisional tingkat nasional. Ajang itu akan berlangsung di Palu, Sulawesi Tengah, pada Kamis, 27 September 2018. Salah satu motivasinya mengikuti kontes tersebut adalah memperkenalkan.... Selengkapnya...