Polewali Mandar

Rabu, 02 Oktober 2019 | 19:52

Gundukan Aspal Jalan Poros Sulawesi di Polman/ Sulbarkita.com-Ahmad

Polman, Sulbarkita.com -- Sejumlah warga mengeluhkan kondisi badan jalan di depan kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Polman yang rusak. Warga Kelurahan Wattang, Kecamatan Polewali, Hasmiati mengaku nyaris terjungkal setelah melewati gundukan jalan aspal yang menghubungkan Kabupaten Polman-Majene tersebut.

“Bagaimana tidak, gundukan aspalnya terlalu tinggi dan bergelombang. Saya hampir kehilangan keseimbangan naik motor tadi,” ujarnya, Rabu, 2 Oktober 2019.

Warga Kelurahan Anreapi, Kecamatan Anreapi, Irwandi mengatakan, kerusakan jalan itu sudah seharusnya diperbaiki karena kerusakannya sudah mencapai setahun. “Selama ini jalan raya itu hanya ditambal. Mengapa tidak diperbaiki padahal anggarannya sudah ada,” katanya.

Jalan tersebut memiliki beberapa titik gundukan aspal yang tingginya bervariasi, mulai dari lima hingga 15 centimeter. Kondisi jalannya juga bergelombang dan berlubang.

Menurut Kepala Balai PPK II Jalan dan Jembatan Wilayah Sulbar I, Ishak, perbaikan jalan raya yang rusak telah direncanakan, tapi saat ini sedang terkendala karena alat berat mengalami kerusakan.

“Rencana dalam satu atau dua hari kedepan, alat berat lagi ada kerusakan dan sementara perbaikan,” kata Ishak melalui pesan singkat WhatsApp.

Kendati demikian, kata dia, perbaikan jalan poros difokuskan hanya satu lokasi, yakni mulai dari perempatan traffic light hingga depan kantor Pengadilan Negeri Polewali.

“Dalam program kami, untuk penanganan secara detail masuk diusulan tahun depan. Tapi untuk penanganan bersifat sementara untuk keselamatan lalu lintas, kami usahakan tangani secepatnya,” kata Ishak.

Penyebab gundukan aspal dan jalan bergelombang lantaran pondasi struktur tanah dibawahnya melemah karena beban arus lintas yang tinggi. “Perlu pondasi lama diganti karena selama ini aspal lamanya saja yang diganti,” ucap Ishak.

Perbaikan aspal di jalan tersebut terakhir dilakukan pada 2009 lalu, namun saat itu Ishak belum menjabat sehingga ia tidak tau menau soal anggaran pembangunannya. Sementara untuk perbaikan jalan tahun ini, Ishak memperkirakan anggarannya mencapai Rp 300 Juta dengan panjang jalan 189 meter dan lebar tujuh sampai delapan meter.

“Ada beberapa macam perbaikan jalan harganya pun beda-beda. Tidak semua kami perbaiki, yang masih bagus dipertahankan untuk penghematan,” kata dia.

Ahmad G



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas