Advertorial

Sabtu, 21 Maret 2020 | 22:40

Sumber: Kominfo Sulbar

Mamuju, Sulbarkita.com -- Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar didampingi beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Sulbar melakukan pemantauan di sejumlah titik di Mamuju, Sabtu, 21 Maret 2020.

Kunjungan tersebut diawali di Pasar Sentral Mamuju (Pasar Lama) dilanjutkan ke Hyper Mart Mall Town Square Mamuju (Matos), disusul ke RSU Regional Lama dan Balai Laboratorium Kesehatan Transfusi Darah Dinkes Sulbar serta Pelabuhan Simboro Mamuju. 

“Memantau sejumlah tempat yang dinilai rawan bagi pintu masuk Covid-19. Tadi kami mulai dari pasar lama Mamuju berdasarkan laporan masyarakat tentang kenaikan harga bahan pokok dan penimbunan bahan pokok yang meresahkan warga masyarakat, ternyata kita menemukan informasi dari salah satu pedagang bahwa pemerintah daerah akan menutup sementara aktifitas di pasar, padahal info itu tidak benar sama sekali,” ujar Ali Baal.

Menurut Ali Baal, kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian serius mengenai penyebaran virus Corona. “Saya ingin memastikan agar masyarakat tetap aman dan tenteram,” ucapnya.

Kepala Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar, Darno Majid menyampaikan sejumlah penanganan yang telah dilakukan dalam rangka memperkecil peluang masuknya Covid -19 di Sulbar. Kata dia, pihaknya telah membentuk posko pencegahan Covid-19 Public Safety Center (PSC) di perbatasan Provinsi Sulsel-Sulbar dan Sulteng-Sulbar. 

“Terkait alur mudik, berdasarkan arahan Gubernur Sulbar, kita sudah membuat posko di kabupaten antara Pinrang dan Polman yang bekerja sama dengan BPBD, TNI dan Polri begitupun dengan perbatasan Palu dan Sulbar kita juga sudah buat posko pencegahan, yang dilengkapi alat pengukur suhu tubuh atau termoter tembak,” kata Darno.

Advertorial



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas